Kisah Hidup

Tauladan, Perselingkuhan, Perjalanan, dan Pelajaran

Kisah Perjuangan Hidup Seseorang

kisah perjuangan hidup seseorang yang memperdulikan kedua orang tuanya yang ia sangat sayangi sempatkanlah kedua orangtua hambamu ini menginjakkan kaki di tanah suci

kisah perjuangan hidup

 

Kisah Perjuangan Hidup Seseorang Yang Ta’at Kepada Orang Tua

Kisah Perjuangan Hidup Aku dulu dilahir di tambak sawah,dikota kecil yaitu surabaya, dini hari tanggal 12 bulan muda, tahun Kabisat, sekitar jam 24:00 dini hari aku lahir kedunia ini, katanya loh.. aku lahir di tengah keluarga Yang pas pasan sederhana, hari-hariku lewati penuh kasih sayang dari keluargaku mungkin karna Aku anak bungsuh atau anak yang paling kecil…dulu ayahku bekerja di salah satu perusahaan Yang bergerak di bidang kontraktor,

namun karna usianya ayah yang sudah tak memungkinkan bekerja lagi di perusahan itu, ayah berhenti bekerja..dan menikmati masa tuanya..dengan berkebun, alhamdulilah dari kakekku punya cukup banyak tanah warisan, bukan ini yang diharapkan,keluargaku, yang diharapkan yang penting sehat dan hidup dalam serba kecukupan..tanpa kurang suatu apapunn, namun dari kakek sendiri keluargaku di beri warisan seperempat, kemudian 3/4 nya di berikan adiknya ayahku, karna dia keuarganya lebih banyak, Kisah Hidup

dia delapan orang anak 1kakak 1ibu,jadi total keluarga paman ku12 orang, dia menempati rumah bekas kakekku, sedang ayahku membuat rumah sendiri beserta tanahnya sendiri, alhamdulilah dari hasil jerih payah ayah sendiri tanpa minta kepada.kakek, dan hasil warisan kakek pun nggak semuanya ayah kelola, ayah membeli tanah orang pas kebetulan orang itu butuh uang terus sama ayah dibeli dan dikelola lama…alhamdulilah ayahku berhasil meluluskan anak-anaknya dari sekolah perguruan tinggi semua lima orang anaknya itu,

tapi yang aku kasian anak-anak pamanku, dari delapan orang anak dua yang lulus SMA lainya SMP, sungguh meprihatinkan, selesai sekolah langsung disuruh menikah, Padahal dari tanah mereka sudah melimpah ruah,
mungkin benarkata bapak kyai, fitrahilah hartamu untuk anak yatim dan kaum dhuafah, tak akan pernah habis hartamu,

kini ayah dan ibuku sudah tidak bekrja hanya menghabiskan dan menikmati masa tuanya aja sekarang, tersenyum melihat anak cucunya, hanya aku yang belum menikah kata ibu bapakku nak Kisah Perjalanan Hidupmu masih panjang, aku selalu berdoa semoga keutuhan keluargaku ini tetap selalu terjaga dan di ridhoi oleh Allah SWT, Inza allah tahun. 2017/2018 ayah besrta ibuku berangkat menunaikan ibadah haji…kabulkanlah keinginan kedua orang tua kami ini yaa Allah…sempatkanlah kedua orangtua hambamu ini menginjakkan kaki di tanah suci, para nabi-nabi. dan bersujud di hadapmu yaa Allah, serta kabulkanlah doa-doanya kedua orang tua kami yaa Allah dan ampunilan dosa-dosanya…

 

Sumber: http://rinaldimunir.wordpress.com

 

cerita perjalanan hidup kisah nyata kehidupan kisah perjalanan hidup

Leave a Reply

Back to Top